STIE IEU YOGYAKARTA GELAR SEMINAR KONSENTRASI “KESELAMATAN DALAM BERTRANSPORTASI”

STIE IEU Yogyakarta gelar seminar konsentrasi “Keselamatan dalam Bertransportasi”.  Kegiatan ini diselenggarakan di Kampus 1 STIE IEU Yogyakarta pada hari Senin tanggal 15 Januari 2024 pukul 09.00 WIB – selesai. Acara ini diikuti oleh para mahasiswa Program Studi S1 Manajemen yang sedang menempuh tugas akhir berupa skripsi dari berbagai konsentrasi, yaitu Manajemen Transportasi Udara (MTU), Manajemen Rumah Sakit (MRS), Manajemen Apotek dan Farmasi (MAF), dan Manajemen Pemasaran (MP).

Peserta Seminar Konsentrasi “Keselamatan dalam Bertransportasi”

Acara ini dibuka oleh Bapak Drs. Basuki, M.Si. selaku Wakil Ketua I Bidang Akademik. Beliau berharap para mahasiswa peserta seminar kosentrasi mendapatkan wawasan baru dalam bidang keselamatan dalam bertransportasi.

Profil Narasumber

Narasumber seminar kali ini merupakan narasumber yang sangat berkompeten dalam bidangnya. Beliau adalah Bapak Rizki Budi Utomo, S.T., M.T. Beliau hadir bersama dengan jajarannya yang diterima oleh Bapak Nerys Lourensius L. Tarigan selaku ketua STIE IEU Yogyakarta.

Bapak Rizki Budi Utomo, S.T., M.T.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub DIY

Bapak Rizki Budi Utomo, S.T., M.T., seorang putra kelahiran Surakarta, memiliki banyak pengalaman dalam bidang transportasi yang didapatkan semenjak tahun 2014 dan beliau saat ini adalah Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub DIY sejak tahun 2021. Selain pengalaman tersebut, beliau juga memiliki bekal wawasan dan pengetahuan di bidangnya dengan menempuh pendidikan S1 Jurusan Teknik Sipil FTSP Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan S2 Magister Sistem dan Teknik Transportasi (MSTT) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Bapak Rizki Budi Utomo, S.T., M.T., juga aktif sebagai dosen di bidang transportasi di berbagai kampus sejak tahun 2002. Selain itu, beliau juga aktif berorganisasi dan saat ini beliau merupakan Wakil Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) DIY sejak 2016.

Keselamatan dam Bertransportasi

Bapak Rizki Budi Utomo, S.T., M.T. membuka acara seminar konsentrasi dengan melontarkan pertanyaan kapada para peserta tentang latar belakang dan apa keistimewaan Yogyakarta. Sebagaimana beliau ketahui bahwa para mahasiswa peserta seminar tidak hanya berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta tetapi memilih untuk belajar di kota Yogyakarta, beliau berpendapat bahwa para peserta perlu mengetahui tentang hal tersebut. Keistimewaan Yogyakarta ditetapkan dalam Undang-undang No. 13 tahun 2012 yang penetapannya berdasarkan pada pengakuan internasional untuk Yogyakarta pada tahun 1755 yang ditandai dengan adanya Perjanjian Giyanti. Selain itu, beliau juga menjelaskan sedikit mengenai sumbu filofosi Yogyakarta.

Seminar Konsentrasi “Keselamatan dalam Bertransportasi”

Terkait dengan topik yang disampaikan, Bapak Rizki Budi Utomo, S.T., M.T.  mengungkap rasio kendaraan yang tinggi di Yogyakarta yang mencapai 1 : 13 yang artinya 1 orang diasumsikan memiliki 13 kendaraan. Hal ini lah yang membuat Yogyakarta dipenuhi dengan kendaraan, khususnya kendaraan bermotor roda dua. Jumlah ini sangatlah tinggi. Hal ini berbanding terbalik dengan wawasan dan pengetahuan penduduk mengenai penggunaan kendaraan dan keselamatan dalam berkendaraan yang dirasa masih rendah. Hal ini dibuktikan dengan mengajukan beberapa pertanyaan terkait dengan rambu-rambu lalu lintas yang ada di jalan yang alhasil belum dapat dijawab dengan tepat oleh para peserta seminar, seperti batas kecepatan maksimal berkendaraan di jalan ring road, kelengkapan kendaraan, persyaratan mendapatkan Surat Ijin Mengemudi (SIM), dan sebagainya.

Minimnya wawasan dan pengetahuan pengendara ini mengakibatkan banyak pelanggaran yang alhasil mengakibatkan kecelakaan lalu lintas di jalan. Bapak Rizki Budi Utomo, S.T., M.T. menunjukan berbagai data statistik terkait dengan jumlah kecelakaan lalu lintas dan jumlah korban kecelakaan lalu lintas.

Bapak Rizki Budi Utomo, S.T., M.T.  juga memberikan perbandingan kondisi kendaraan yang ada di negara lain yang sudah maju dalam penanganan transportasi, khususnya di Singapura. Sistem penanganan transportasi tersebut dapat menjadi contoh Indonesia, khususnya Yogyakarta, dalam menata segala hal terkait transportasi, baik dari segi jumlah kendaraan, pengelolaan jalan, dan lainnya. Selaku Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub DIY bersama dengan pemerintah daerah dan jajarannya, beliau sudah melakukan beberapa pengelolaan agar transportasi semakin baik dan keselamatan dalam bertransportasi semakin tinggi yang salah satunya dengan adanya Bus Umum Trans Jogja.  Fasilitas kendaraan umum ini bertujuan untuk mengurangi jumlah kendaraan yang beredar di tiap sudut kota jalan Yogyakarta.

Oleh karena itu, Bapak Rizki Budi Utomo, S.T., M.T.  berpesan bahwa sangat penting bagi pengendara bermotor mempelajari dan memahami peraturan dan undang-undang terkait dengan berkendaraan. Pengetahuan yang benar terkait dengan berkendaraan itu lah yang nantinya sangat penting untuk diterapkan dalam berkendaraan di jalan agar pengendara selamat sampai tujuan.

Pertanyaan Peserta

Penyampaian materi yang diungkapkan Bapak Rizki Budi Utomo, S.T., M.T. sangat menarik perhatian peserta. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya respon akan pertanyaan yang beliau lontarkan ataupun pertanyaan yang disampaikan para peserta. Pertanyaan-pertanyaan tersebut terkait dengan kemungkinan sistem transportasi yang ada di negara maju diberlakukan di Indonesia, khususnya Yogyakarta, jumlah rambu dan marka yang harus dipahami pengguna jalan, perawatan dan pemeriksaan kendaraan secara berkala, serta efek pengurangan jumlah kendaraan pada lapangan pekerjaan khususnya tukang parkir.

                Peserta mengajukan pertanyaan pada narasumber

Jawaban yang Bapak Rizki Budi Utomo, S.T., M.T. sampaikan mampu menjelaskan secara jelas dan detail sehingga para peserta mendapatkan jawaban yang tepat. Beliau memberikan berbagai gambaran dan ilustrasi untuk pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan peserta.

Penutupan Acara

Acara semakin meriah dengan kesediaan Bapak Rizki Budi Utomo, S.T., M.T. memberikan doorprize untuk 3 orang yang diundi dari 10 penjawab dan penanya. Acara seminar kosentrasi ini ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dari STIE IEU Yogyakarta kepada Bapak Rizki Budi Utomo, S.T., M.T. yang disampaikan oleh Dra. Eny Sulistyowati, M.M. selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) Manajemen.

Foto penyerahan kenang-kenangan
oleh Dra. Eny Sulistyowati, M.M. selaku Kaprodi Manajemen
kepada Bapak Rizki Budi Utomo, S.T., M.T. selaku narasumber

Banyak hal yang didapatkan dari acara seminar kali ini terkait dengan keselamatan bertansportasi. Semoga para peserta seminar semakin memiliki kesadaran tentang hal ini dan semakin berhati-hati dalam berkendaraan untuk menjaga keselamatan diri dan orang di sekitar.

Ayo Kuliah di Jogja

Kuliahnya di STIE IEU saja

Pasti SAE … Studinya Asyik & Edukatif

Website : https://stieieu.ac.id/

FB : stieistiekatanaupaweda

IG : @stieieu

Youtube : @STIEIEUOfficial

https://www.tiktok.com/@stie.ieu?_t=8hBMdGWfPk8&_r=1

(teamsosmed_STIEIEUYogyakarta_PICdhita)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x