STIE Isti Ekatana Upaweda (IEU) Yogyakarta gelar acara Wisuda Sarjana dan Ahli Madya Tahun 2025. Acara wisuda ini kembali dilaksanakan untuk periode semester genap T.A. 2024/2025 pada hari Sabtu, 23 Agustus 2025 di Merapi Merbabu Hotels and Resorts. Acara wisuda dibuka oleh Ketua Dewan Senat STIE IEU Yogyakarta. Prof. Dr. Santi Budiman.

Prof. Dr. Santi Budiman, S.E., M.M.
Acara wisuda ini juga dihadiri oleh perwakilan dari LLDikti Wilayah V dan Lima Sekawan, yaitu Universitas Islam Mulia, Universitas Gunung Kidul, Institut Pertanian Yogyakarta, STMIK EL RAHMA, dan 1 mitra Akademi Kesejahteraan Sosial (AKK).
Iringan calon wisudawan/wisudawati yang memasuki ruangan dengan dipimpin oleh dua pembawa bendera Indonesia dan bendera STIE Isti Ekatana Upaweda (IEU) Yogyakarta yang mengantarkan para calon wisudawan/wati pada upacara yang akan membuat mereka menjadi wisudawan/wati yang telah menyelesaikan tugas belajar mereka di STIE IEU Yogyakarta. Pembawa bendera adalah Fajrian Tri Retza Saputra, mahasiswa S1 kosentrasi Manajemen Pemasaran (MP) dan Benediktus Juliyan J.P., mahasiswa D3 Manajemen.

pembawa bendera Indonesia dan bendera STIE Isti Ekatana Upaweda (IEU) Yogyakarta
Muhammad Aviandamananggi Saputra, S.M., wisudawan lulusan dari Program Kampus Merdeka Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), mewakili para wisudawan/wati menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada orang tua dan keluarga, para dosen, sivitas akademika, dan teman-teman sejawat selama menempuh kuliah di STIE IEU Yogyakarta yang telah memberikan motivasi, dukungan, ilmu, dan pengetahuan untuk nantinya menjadikan para wisudawan/wati sebagai orang yang bijak dan cerdas dalam kehidupan di masa depan.

Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB)
Ketua STIE IEU Yogyakarta, Nerys Lourensius L. Tarigan, S.E., M.M. menyampaikan proviciat, selamat dan apresiasi kepada seluruh wisudawan/wati, “Hari ini adalah hari yang penuh makna dan menjadi tonggak penting dalam perjalanan hidup para wisudawan dan wisudawati. Setelah melalui proses panjang, penuh perjuangan, kerja keras, dan pengorbanan, akhirnya hari yang dinanti tiba, hari di mana perjuangan akademik dikukuhkan secara resmi. Atas nama pribadi dan institusi, saya menyampaikan proviciat, selamat dan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Hari ini adalah hasil dari dedikasi, komitmen, dan semangat pantang menyerah. Kami bangga dengan pencapaian kalian”.
Beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada para orang tua, wali, dan keluarga, “Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada para orang tua, wali, dan keluarga wisudawan. Tanpa doa, dorongan, dan dukungan dari Bapak dan Ibu sekalian, pencapaian hari ini tidak akan mungkin terwujud. Bapak Ibu Saudara saudari semua adalah bagian tak terpisahkan dari keberhasilan ini”.
Beliau menitipkan kepada wisudawan/wati sebagai alumni untuk menjaga nama baik almamater, “Saya titipkan kepada kalian, nama baik almamater kita tercinta. Jaga dan harumkan nama STIE Isti Ekatana Upaweda di manapun kalian berada. Kalian adalah representasi dari institusi ini. Apa yang kalian capai di masa depan, akan menjadi cerminan dari kualitas dan nilai yang kami tanamkan selama kalian belajar di sini. Sebagai alumni, kalian kini memiliki tanggung jawab baru. Tidak hanya kepada diri sendiri dan keluarga, tetapi juga kepada masyarakat dan bangsa. Jadilah lulusan yang tidak hanya sukses secara individu, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar. Jadi saluran berkat dimanapun kalian berada”.
Akhir kata, beliau menyampaikan beberapa pesan kepada wisudawan/wati, “Pertama, teruslah belajar. beradaptasi dan berkembang. Dunia terus berubah. Ilmu dan teknologi berkembang dengan sangat cepat. Jangan pernah merasa cukup dengan apa yang sudah dipelajari. Kedua, jangan takut gagal. Kegagalan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan. Yang penting adalah bangkit kembali, belajar dari kesalahan, dan terus melangkah dengan semangat baru. Ketiga, jadilah agen perubahan. Bangsa ini membutuhkan generasi muda yang berani berpikir kritis, berinovasi, dan berkontribusi positif. Jangan hanya menjadi penonton, jadilah pelaku yang membawa perubahan. Keempat, jaga integritas. Dalam situasi apa pun, pegang teguh nilai kejujuran dan etika. Reputasi yang baik akan membawa kalian jauh lebih tinggi daripada sekadar pencapaian akademik. Kelima, We are what we repeatedly do. Excellence, then, is not an act, but a habit. (Aristotle). Kita adalah apa yang kita lakukan berulang kali. Maka, keunggulan bukanlah Tindakan, melaikan kebiasaan”.

Bapak Nerys Lourensius L. Tarigan, S.E., M.M.
STIE IEU Yogyakarta tahun ini meluluskan dan mewisuda 132 wisudawan/wati dari Program Studi S1 dan D3 Manajemen yang terdiri dari 47 wisudawan/wati S1 Manajemen Transportasi udara (MTU), 42 wisudawan/wati S1 Manajemen Rumah Sakit (MRS), 14 wisudawan/wati S1 Manajemen Farmasi (MAF), 24 wisudawan/wati S1 Manajemen Pemasaran (MP), dan 5 wisudawan/wati D3 Manajemen.
Ketua STIE IEU Yogyakarta, Bapak Nerys Lourensius L. Tarigan, S.E., M.M. secara langsung mewisuda lima wisudawati terbaik dari masing-masing kosentrasi, yaitu Febe Agustina Maharani (MTU), Nurul Khotimah (MRS), Peggy Setyani (MAF), Khusnul Sholiihah Romadlona (MP), dan Sri Bunarti (Diploma). Para wisudawan/wisudawati terbaik menerima pengalungan kalung wisuda dan ijazah dengan didampingi oleh kedua orang tua/wali mereka.

dengan wisudawan/wisudawati terbaik dan orang tua
Berikutnya, Bapak Nerys Lourensius L. Tarigan, S.E., M.M. mewisuda 3 wisudawan/wati lulusan program Kampus Merdeka yang 2 orang diantaranya mengikuti program Merdeka Mengajar, yaitu Yustina Ayu Denger dari konsentrasi MRS dan Agung Gumelar dari konsentrasi MP, dan 1 wisudawan dari Program Kampus Merdeka Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), yaitu Muhammad Aviandamananggi Saputra, S.M. dari D3 Manajemen.

dengan wisudawan/wisudawati lulusan Program Kampus Merdeka
Di antara 132 wisudawan/wisudawati, terdapat 1 wisudawan asing yang berasal dari Timor Leste bernama Reinaldo Quintao Madeira. Wisudawan tersebut diwisuda langsung oleh Ketua STIE IEU Yogyakarta, Bapak Nerys Lourensius L. Tarigan, S.E., M.M.

Setelah selesai prosesi wisuda selesai, Agung Setyo Yuniarto, S.M., seorang wisudawan dari kosentrasi Manajemen Pemasaran (MP), membacakan Prasetya Wisuda. Pembacaan prasetya ini yang diikuti oleh seluruh wisudawan/wisudawati yang menyatakan untuk selalu bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mengembangkan dan mengamalkan ilmu pengetahuan untuk kepentingan masyarakat dengan berpegang pada nilai-nilai kebenaran, bekerja dengan segala kemampuan yang ada, mendahulukan kepentingan bangsa dan negara, serta menjunjung tinggi kehormatan dan almamater.

Lantunkan lagu persembahan “Doa Seorang Anak” untuk orang tua sebagai ucapan terimakasih dan doa anak kepada orang tua terhadap semua kebaikan dan pengorbanan yang telah diberikan sepenuh hati kepada anaknya. Lagu ini dipersembahkan oleh wisudawan/wati Tobit Lala Sadodolu (MP) asal Mentawai, Auglerius Lamberto Baunsele (MAF) asal NTT, dan Fauzia (MTU) asal Sulawesi Tengah diiringi oleh Paduan Suara Mahasiswa (PSM) STIE IEU Yogyakarta. Persembahan lagu ini menambah rasa haru yang terpancar dari ekspresi para mahasiswa dan orang tua yang menangis haru meresapi makna lagu.

menyajikan lagu persembahan untuk orang tua “Doa Seorang Anak”
Ketua STIE IEU Yogyakarta memberikan penghargaan pada orang tua/wali yang menghadiri acara wisuda yang memakai pakaian yang mempresentasikan ciri khas keetnisan pakaian tradisional daerah. Mereka adalah Ibu Florensia Mea. Orang tua dari wisudawati Maria Melandina Vikarista Luan, Bapak Muhammad Jon Mbabho Fatma Tei, orang tua dari wisudawan Rinaldi Muharam Kadha, dan Bapak Daniel Baunsele, orang tua dari wisudawan Auglerius Alberto Baunsele.

Kejutan juga ditujukan untuk salah satu wisudawati yang berulang tahun di hari wisuda, yaitu Fauzia, yang juga merupakan salah satu vokalis yang mempersembahkan lagu untuk orang tua. Cia, panggilan akrabnya, mengatakan tidak menyangka diberikan kejutan karena saat pengumuman dan pemutaran lagu selamat ulang tahun dari Jamrud, dia mengira salah satu panitia wisuda atau dosen yang sedang berulang tahun.

Haru biru suasana wisuda yang menyampaikan rasa terima kasih para wisudawan/wisudawati kepada orang tua berubah menjadi suasana ceria dengan berbagai hiburan sebagai bentuk rasa syukur atas pencapaian mereka. Tari Kebalai dari NTT disajikan oleh UKM Seni Tari yang menyiratkan nilai-nilai kebersamaan dan persatuan untuk mempererat hubungan sosial antar sesama. Setiap orang berkumpul untuk menyatukan rasa dan saling mendukung dalam keadaan apapun, baik suka ataupun duka. Sebuah harapan tersirat agar para wisudawan/wati nantinya dapat tetap menjalin kebersamaan dan persatuan bersama dan dengan STIE IEU Yogyakarta sebagai alumni.

Perhatian hadirin tertuju pada Tari Kreasi Papua yang sangat enerjik. Tarian ini dipersembahkan oleh perwakilan mahasiswi Papua yang ada di STIE IEU Yogyakarta. Sebuah tarian yang diciptakan untuk menyiratkan ucapan rasa syukur dan kebahagiaan akan keberhasilan dan kemenangan para wisudawan/wisudawati di hari berbahagia ini. Tarian ini disajikan oleh mahasiswi-mahasiswi Papua yang belajar di STIE IEU Yogyakarta. Mereka mengajak sivitas STIE IEU Yogyakarta dan wisudawan/wati untuk menari bersama dan merasakan kegembiraan bersama sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan.

Di ujung acara, PSM kembali memeriahkan acara dengan membawakan lagu-lagu hiburan. Performa PSM kali ini masih dipimpin oleh Nathalia Anethe Tumundo sebagai direjen dan ….. sebagai pengiring musik.
Lagu hiburan pertama yang disajikan adalah lagu daerah Yamko rambe yamko. Lagu ini bercerita tentang perjuangan, pengorbanan, dan kesedihan yang menggambarkan semangat kepahlawanan, keinginan untuk berjuang dan berkorban demi bangsa, serta menyiratkan kesedihan akibat peperangan dan perselisihan. Demikian pula tersirat perjuangan pada wisudawan/wati dalam menempuh dan menyelesaikan pendidikannya dengan jerih payahnya dan tetesan air mata untuk masa depan yang cerah dan bahagia.
PSM juga membawakan lagu hiburan Ubur-Ubur Ikan Lele. Lagu ini sedang viral digunakan sebagai sampiran dalam pantun untuk menciptakan kesan lucu dan menarik. Makna lagu Ubur-Ubur Ikan Lele kali ini menceritakan pertemanan dari berbagai daerah di Indonesia yang akan terus terjalin erat. Harapan tersirat agar para alumni akan terus menjalin pertemanan dan persaudaraan dengan teman seperjuangan saat menempuh studi dan tidak akan melupakan teman dan alamater serta menjaga nama baik diri dan STIE IEU Yogyakarta.

Acara diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Faizul Farkhan, mahasiswa D3 Manajemen dengna konsentrasi Pemasaran. Teriring doa untuk seluruh wisudawan wisudawati dalam menapaki dunia baru yang menanti mereka di masa depan. Teriring pula harapan agar STIE IEU Yogyakarta dan seluruh civitas akademika lebih berjaya di masa mendatang.

Acara Wisuda STIE IEU Yogyakarta Tahun 2025 kemudian ditutup oleh Ketua Dewan Senat STIE IEU Yogyakarta, Prof. Dr. Santi Budiman. Setelah acara selesai, para wisudawan/wisudawati berfoto bersama dengan Dewan Senat STIE IEU Yogyakarta.

medsosteam2025STIEIEUYogyakarta _PICdhita
Ikuti Media Sosial kami :
- Website : https://stieieu.ac.id/
- IG : https://www.instagram.com/stieieu?igsh=emk5dmVvcXQ5M3Ux
- Facebook : https://www.facebook.com/stieistiekatanaupaweda
- Youtube : https://youtube.com/@STIEIEUOfficial?si=wAWkR3wIj6VNhM7-
- TikTok : https://www.tiktok.com/@stieieu.yogyakarta
#stie
#yogyakarta
#stieyogyakarta
#stieieuyogyakarta
#pmbstieieuyogyakarta
#infopmb
#S1Manajemen
#D3Manajemen
#kampusmanajemen
#ikaweda
#kelaskaryawan
#kipkuliah
#beasiswakuliah