STIE IEU YOGYAKARTA KEMBALI MENGADAKAN SEMINAR KOSENTRASI DENGAN TEMA MANAJEMEN BISNIS APOTEK

Kegiatan Seminar konsentrasi ini dilaksanakan di ruang 4A dan 4B Kampus 1 STIE IEU Yogyakarta pada pukul 10:00 WIB – selesai. Kegiatan ini dipandu oleh Bapak R. Suprono Wahyu Jatmiko, S.E., M.M. sebagai moderator. Acara ini dibuka dengan sambutan dari Wakil Ketua I Bidang Akademik, Bapak Drs. Basuki, M.Si. Beliau berpesan kepada mahasiswa agar mengikuti seminar ini dari awal hingga akhir dengan penuh semangat. Beliau berharap dengan dilaksanakan seminar konsentrasi ini, mahasiswa mampu mengetahui apa saja strategi manajemen bisnis apotek.

Mahasiswa Peserta Seminar Kosentrasi

Kegiatan Seminar Konsentrasi semester Ganjil T.A. 2022/2023 ini di hadiri oleh mahasiswa Angkatan 2019 (semester 7) dari empat konsentrasi yang ada, yaitu Manajemen Transportasi Udara, Manajemen Apotek dan Farmasi, Manajemen Rumah Sakit, dan Manajemen Pemasaran. Tema yang diangkat dalam seminar ini adalah  “Manajemen Bisnis Apotek”. Tema ini dibawahkan langsung oleh Ibu Erna Rahayu Ningsih  selaku Kepala Apotek Kimia Farma yang berada di Jalan Kaliurang.

Ibu Erna Rahayu Ningsih  
Kepala Apotek Kimia Farma Jalan Kaliurang

Sebelum membahas lebih lanjut soal Manajemen Bisnis Apotek, hal yang perlu diketahui adalah pengertian dari Apotek itu sendiri. Ibu Erna Rahayu Ningsih menyampaikan kepada peserta seminar bahwa apotek merupakan sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktek kefarmasian oleh Apoteker (Permenkes No. 9 Th. 2017). Selain pengertian Apotek, pengertian yang perlu dipahami adalah ritel (retail). Ritel adalah tingkat terakhir dari proses distribusi yang di dalamnya terdapat aktivitas bisnis dalam penjualan barang atau jasakepada konsumen. Konsep Retail Business Strategy mencakup Retail Management, Retailer, Retail Manager (Store Manager), dan  Tugas Retail Manager.

Mahasiswa peserta seminar menunjukkan antusias saat sesi tanya jawab. Mereka menyampaikan beberapa pertanyaan. Ridho Fadhil(Manajemen Transportasi Udara) mengajukan pertanyaan, apakah manajemen bisnis apotek kimia farma menginvestasikan modalnya ke perusahaan lain? Ibu Erna Rahayu Ningsih membenarkan pernyataan tersebut. Perusahaan itu adalah Bio Farma. Pemilihan Bio Farma dan bukan perusahaan lain adalah dikarenakan mereka sama-sama menjadi perusahan BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Oleh karenanya, kerjasama ini  akan membuat kedua perusahaan mampu meningkatkan pelayanan Kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat Indonesia.

Selanjutnya, Rita(Manajemen Transportasi Udara) bertanya mengenai cara perusaahan apotek farmasi meningkatkan kualitas pelayanannya? Ibu Erna Rahayu Ningsih menjelaskan cara yang digunakan adalah dengan meningkatkan pemahaman komprehensif tentang Program Indonesia Sehat dan Program Kefarmasian, serta bersinergi dalam peningkatan mutu pelayanan kefarmasian berbasis tim, menjadi kontributor dalam upaya pencapaian pelayanan kefarmasian sesuai standar dan pemenuhan akreditasi. Dalam hal peningkatan kompetensi serta kecukupan kuantitas, tenaga kefarmasian tersebar secara merata di seluruh Indonesia dan mengupayakan agar apoteker berperan secara profesional dalam pelayanan kefarmasian sesuai standar di RS, Puskesmas, dan Apotek, baik dalam farmasi klinik maupun pengelolaan obat.

Akhir Seminar ditutup dengan doa dan pemberian cenderamata kepada Ibu Erna Rahayu Ningsih sebagai narasumber oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik, Bapak Drs. Basuki, M.Si.

(teammedsos2023STIEIEUYogyakarta_PICdhita)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x