STIE Isti Ekatana Upaweda (IEU) Yogyakarta mengundang Prof. drh. Aris Juanidi, Ph.D. pada acara PKKMB 2023. Beliau berkenan untuk hadir sebagai salah satu narasumber di acara PKKMB ini. Sebagai Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V Yogyakarta, beliau menyampaikan wawasan tentang Sistem Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia pada para peserta PKKMB yang saat ini memasuki dunia baru setelah menempuh pendidikan sekolah menengah atas, yaitu dunia pendidikan tinggi.
Prof. drh. Aris Juanidi, Ph.D. menyampaikan tantangan generasi muda saat ini khususnya adalah peradaban Sosial 5.0 dan Revolusi Industri 4.0. Mahasiswa harus menjadi SDM unggul yang memiliki kompetensi global. Dilansir dari Kemendikbud Dikti, sepuluh skill yang mahasiswa harus kuasai pada tahun 2025 adalah (1) pemikiran analitis dan inovasi; (2) pembelajaran aktif dan strategi pembelajaran; (3) pemecahan masalah yang kompleks; (4) analisis berpikir kritis; (5) kreativitas, orisinalitas dan inisiatif; (6) kepemimpinan dan pengaruh sosial; (7) penggunaan teknologi, pendampingan dan pengendalian; (8) desain dan pemrograman teknologi; (9) ketahanan, toleransi stres dan fleksibilitas; dan (10) penalaran, pemecahan masalah dan ide.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V Yogyakarta,
menyampaikan wawasan tentang
Sistem Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia
Prof. drh. Aris Juanidi, Ph.D. menjelaskan program kampus merdeka yang mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa, berupa magang, pertukaran mahasiswa, studi kelompok, kampus mengajar, IISMA, dan lainnya. Selain itu, terdapat pula program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) yaitu magang pada industri top dan mendapatkan sertifikat yang kemudian dapat langsung direkrut untuk bekerja di industri tersebut.
Beliau juga mengatakan kampus harus menjadi kampus yang aman dengan lingkungan yang anti pelecehan seksual, kampus yang sehat tanpa drugs dan miras, serta kampus yang nyaman untuk kehidupan belajar mengajar. Selain itu, Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 tentang Standar Nasional Perguruan Tinggi memberikan fleksibelitas pada kampus untuk mengembangkan kompetensi lulusan berupa penyederhanaan Iingkup standar, penyederhanaan standar kompetensi lulusan, dan penyederhanaan standar proses pembelajaran. Salah satu bentuk penyederhanaan adalah tugas akhir mahasiswa. Tugas akhir tidak harus skripsi seperti yang berlangsung saat ini. Tugas akhir dapat melalui projek atau prototipe. Namun demikian, bentuk tugas akhir ini bergantung pada kebijakan masing-masing kampus, demikian yang disampaikan oleh Prof. drh. Aris Juanidi, Ph.D. menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh salah satu panitia PKKMB.

Perwakilan Yayasan Kartika Widya Yogyakarta, dan Panitia PKKMB 2023
Pemahaman Sistem Pendidikan Perguruan Tinggi yang disampaikan Prof. drh. Aris Juanidi, Ph.D. diharapkan dapat menumbuhkan semangat peserta PKKMB untuk menempuh dunia Pendidikan yang baru dihadapan mereka. Mahasiswa STIE IEU Yogyakarta pasti mampu menjadi pribadi yang memiliki kompetensi unggul dalam era digitalisasi ini.
STIE IEU Yogyakarta… SEKOLAHE ASYIK EDUKATIF…
STIE IEU … sae sae sae…
(medsosteam2023STIEIEUYogyakarta_PICdhita)
FB : stieistiekatanaupaweda
IG : @stieieu