STIE Isti Ekatana Upaweda (IEU) Yogyakarta undang TNI AU Yogyakarta pada PKKMB 2023

STIE Isti Ekatana Upaweda (IEU) Yogyakarta mengundang TNI AU Yogyakarta pada PKKMB 2023 untuk mengirimkan perwakilan sebagai nara sumber untuk materi Penerapan Bela Negara di Dunia Kampus dan Kehidupan Sehari-hari. Ltk. Pas. Agung Setyo Y. hadir memberikan wawasan bela negara tersebut pada para peserta PKKMB.

Suatu negara secara geografis dan sosial hidup berdampingan dengan negara lain meski terpisah oleh daratan dan lautan. Masing-masing negara memiliki kekayaan alam dan kemajuan tehnologi yang mungkin tidak dimiliki oleh negara lain. Bangsa Indonesia pernah mengalami penjajahan oleh negara lain atas kedaulatan dan kekayaan alam negara selama berabad-abad. Hal ini tidak akan kita toleransi lagi. Kemerdekaan yang telah kita dapatkan hasil perjuangan para pahlawan kita. Seluruh rakyat Indonesia harus siap sedia membela negara dan bangsa.

Ltk. Pas. Agung Setyo Y. hadir menyampaikan wawasan
tentang cinta tanah air dan bela negara

Ltk. Pas. Agung Setyo Y. dari TNI AU Yogyakarta menyampaikan berbagai hal tentang bela negara. Beliau menyampaikan 3 hal yang harus orang Indonesia bela dan pertahankan, khususnya generasi muda, adalah kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa Indonesia. Berbagai bentuk ancaman terhadap negara dapat mengintai kapan pun. Ancaman dapat berupa ancaman militer, baik agresi maupu non agresi; ancaman non militer terkait dengan keselamatan umum, legislative, tehnologi, IPOLEKSOSBUD; ancaman actual dan ancaman potensial seperti konflik terbuka (invasi asing). Bentuk ancaman yang terjadi saat ini bukan lagi penjajahan, tetapi banyak berbentuk klaim yang pernah dan sedang terjadi atas pulau, budaya, makanan, tradisi, dan lainnya yang dimiliki Indonesia, seperti pulau Sipadan, pulau Ligitan, perairan Natuna, lagu Rasa Sayange, Reog Ponorogo, Rendang, Tari Pendet, Tari Piring, Tari Tor-Tor, Kuda Lumping, Kopi Gayo, Kopi Toraja, Batik, hingga Pencak Silat.

Tumbuhkan rasa cinta tanah air dan bela negara

Antisipasi ancaman pada negara harus diminimalisir. Seluruh rakyat Indonesia harus mempertahankan milik dan kedaulatan bangsa. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2019 tentang pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan negara mengatur keikutsertaan warga negara dalam usaha bela negara ada 4 cara yaitu pendidikan kewarganegaraan, latihan dasar kemiliteran secara wajib bagi calon komponen cadangan yang memenuhi syarat, pengabdian sebagai prajurit TNI secara sukarela dan wajib, serta pengabdian sesuai dengan profesi.

Bentuk bela negara yang dapat dilakukan oleh seluruh warga negara, khususnya generasi muda, tidak seluruhnya dalam bentuk militer seperti tantara yang menjadi garda depan pertahanan Indonesia. Ltk. Pas. Agung Setyo Y. mengatakan bahwa nilai dasar bela negara yang harus dipupuk dalam jiwa rakyat Indonesia adalah cinta tanah air, sadar berbangsa satu bernegara satu Indonesia, Pancasila adalah ideologi negara, dan rela berkorban untuk bangsa dan negara. Lalu, bagaimana penerapan nilai cinta tanah air? Contoh implementasi nilai cinta tanah air adalah memahami sejarah Indonesia, mengenal tanah air, menjaga nama baik dan berjuang, memahami perlakuan bendera, bahasa, lambang dan lagu kebangsaan, serta mencintai dan melestarikan adat istiadat dan budaya.

Pemahaman mengenai ancaman dan bentuk bela negara yang disampaikan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan bela negara, khususnya pada peserta. Mahasiswa STIE IEU Yogyakarta pasti mampu menjadi pribadi yang memiliki rasa cinta tanah air dan bela negara yang tinggi pada Indonesia untuk kedaulatan bangsa.

STIE IEU Yogyakarta… SEKOLAHE ASYIK EDUKATIF…

STIE IEU … sae sae sae…

(medsosteam2023STIEIEUYogyakarta_PICdhita)

FB : stieistiekatanaupaweda
IG : @stieieu

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x